skip to content
🏡 Gubuk Irushia
Table of Contents

Source: Facebook Page maimai DX International ver. Cerita sebelumnya: Nine Point Eight

Setelah kurang lebih 3 bulan dari rilisnya event kolaborasi maimai dan Deemo pada maimai DX versi Jepang, akhirnya update kolaborasi ini sudah tiba di maimai DX versi internasional.

Pada akhirnya, aku bisa sedikit bernostalgia dengan lagu-lagu Deemo 1. Menurutku, pilihan lagu yang dipilih untuk kolaborasi sudah bagus tapi chart maimainya tidak. Baik dari maimai ke Deemo, maupun sebaliknya. Hanya saja, setidaknya bisa ditambahkan lagu dari Deemo II. Disisi lain, aku juga melihat lagu maimai yang dibawa ke Deemo II hanya berisi lagu pada era maimai DX.

Untuk ukuran kolaborasi rhythm game, chiho atau area yang harus ditempuh bisa dibilang cukup jauh, yaitu 700 KM. Belum lagi, ketika awal chiho ini rilis, antrian maimai di Bandung selalu ramai dan di atas 5 pair. Aku hanya ingin menyelesaikan area ini dan mendapatkan beberapa kolektibel yang menarik.


Nine Point Eight

Lagu bagus, namun liriknya begitu

Chartnya cukup seru, ramah sightread. Hanya saja aku kaget pada bagian spin yang terdapat di melodi gitar karena melodi lagunya menggunakan birama 1/12, sementara chartnya menggunakan birama 1/16. Ditambah 3 double spin di akhir juga bikin kaget, namun aku masih bisa mendapatkan Full Combo+ dengan 4 great

Nine Point Eight Master FC

Myosotis

Magnolia Pt.2

Selain Nine Point Eight, 2 chart dari lagu deemo didominasi oleh spin dan drill dari bawah ke atas (button 4 ke button 1). Sejujurnya chartnya tidak ramah sightread dan banyak sekali perubahan birama (apalagi ketika bagian dubstep). Apalagi, ketika bagian lirik “Bye bye my doleful Aria…” yang disertai dengan drill atas rentan mendapatkan non-perfect.

Myosotis Master S

ANiMA

Lagu boss pada kolaborasi maimai x Deemo. Di game aslinya juga sama sih

Bagaimana aku menjelaskan chart ini ya…? Namanya juga level 14+ Just hard, I guess…? Atau aku saja yang skill issue Kurang lebih chartnya mirip sama Myosotis, but faster.

Gapapa, setidaknya masih bisa S ANiMA Master S


Karena antrian maimai selalu ramai, dan pad PIU P1 kiri bawah di Timezone Paris Van Java masih belah dan belum diganti, aku akhirnya bermain maimai di Timezone Bandung Indah Plaza meskipun saat ini sensor mesin maimainya masih belum bagus dan dibersihkan layarnya. Tidak termasuk burnout dan rageout saat bermain karena sensor issue. Beberapa sesi, Haidar mengajakku pergi ke Summarecon Mal Bandung menggunakan mobilnya. Setidaknya, aku bisa menyelesaikan area Deemo dan mendapatkan seluruh kolektibelnya.

Deemo chiho finished

Selanjutnya cerita atau bahas apalagi ya?

Jika memiliki pendapat dan komentar soal tulisan ini, kalian bisa sampaikan lewat halaman kontak atau tinggalkan jejak di guestbook.
Kalau kalian menyukai tulisan ini, kalian bisa trakteer aku kopi ☕ untuk memasak tulisan atau konten selanjutnya.